NavigasiKreatif.com, MAKASSAR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mengajak masyarakat bersama-sama menjaga pohon dan jalur hijau dengan tidak memasang reklame maupun atribut promosi pada batang pohon.
Imbauan tersebut disampaikan DLH Kota Makassar melalui akun media sosial resminya pada 30 September 2026. DLH mengingatkan masyarakat agar menggunakan media promosi yang sesuai dan tidak menjadikan pohon sebagai tempat pemasangan berbagai atribut.
“Kalau pohon bisa ngomong, mungkin dia sudah bilang: ‘Jangan ki’ rusak ki’ ka’!’,” tulis DLH Makassar dalam unggahannya.
DLH Makassar menekankan bahwa pohon memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan perkotaan. Karena itu, pemasangan reklame atau atribut promosi pada batang pohon perlu dihindari agar tidak mengganggu kondisi dan kesehatan pohon.
Selain menjaga pohon, masyarakat juga diajak untuk ikut merawat jalur hijau di berbagai wilayah Kota Makassar. Upaya menjaga lingkungan tidak hanya dilakukan dengan menanam pohon, tetapi juga memastikan pohon yang telah tumbuh tetap terpelihara dan tidak mengalami kerusakan.
“Karena menjaga jalur hijau bukan cuma soal menanam, tapi juga soal merawatnya bersama,” lanjut pesan DLH Makassar.
DLH berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga pohon dan ruang hijau terus meningkat. Penggunaan media promosi yang sesuai menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mendukung lingkungan kota yang lebih tertata dan nyaman.
Pohon terjaga, kota ikut tertata.






