MavigasiKreatif.com, MAKASSAR, RABU 2 SEPTEMBER 2026 — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar agar pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa segera dilakukan secara terarah dan berkelanjutan.
Penegasan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar memperkuat sistem pengelolaan sampah sekaligus menata kawasan TPA Tamangapa agar lebih aman, tertib, dan terkendali.
Munafri meminta DLH memberikan perhatian serius terhadap sejumlah kebutuhan utama di kawasan TPA, mulai dari penataan sanitary landfill, pembangunan drainase, penanganan air lindi hingga penambahan kolam lindi.
Menurut Munafri, pembenahan tersebut tidak boleh dilakukan secara parsial. Seluruh aspek pengelolaan TPA perlu ditata secara terpadu agar mampu mendukung sistem persampahan Kota Makassar dalam jangka panjang.
“Pembenahan TPA ini bukan sekadar memperbaiki kawasan, tetapi memastikan Makassar memiliki sistem pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan,” tegasnya.
Selain infrastruktur, Munafri juga meminta perhatian terhadap keberadaan sapi yang selama ini berada di sekitar kawasan TPA dan mencari makanan di tumpukan sampah.
Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan penangkaran agar sapi tidak lagi berada di kawasan timbunan sampah. Sapi nantinya diarahkan untuk mengonsumsi sampah organik yang telah melalui proses pemilahan.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menata kawasan TPA sekaligus mengurangi aktivitas hewan di area timbunan sampah.
Munafri menegaskan, DLH harus memastikan seluruh proses pembenahan TPA Tamangapa berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pengelolaan sampah di Kota Makassar.
Dengan percepatan pembenahan tersebut, Pemkot Makassar berharap TPA Tamangapa dapat dikelola secara lebih profesional, tertata, dan berkelanjutan, sehingga turut mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat.





