NavigasiKreatif.com, Makassar — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, menyampaikan ucapan selamat kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, atas diraihnya penghargaan nasional yang diberikan KompasTV.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat akses dan infrastruktur pendidikan bagi masyarakat.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, kepada Munafri Arifuddin dalam acara puncak HUT ke-15 KompasTV di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (9/9/2026) malam.
Dr. Muhammad Roem menilai penghargaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi jajaran Pemerintah Kota Makassar untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang merata dan berkualitas.
Menurutnya, perhatian terhadap sektor pendidikan merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Kota Makassar.
“Selamat kepada Bapak Wali Kota Makassar atas penghargaan nasional yang diraih. Ini menjadi apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Muhammad Roem.
Ia mengatakan, perhatian pemerintah terhadap pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fasilitas sekolah di wilayah perkotaan, tetapi juga diarahkan kepada masyarakat yang berada di wilayah kepulauan.
Pemerataan pendidikan menjadi penting mengingat karakteristik wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri, terutama dari sisi akses, transportasi, sarana pendukung, serta ketersediaan tenaga pendidik.
Di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar terus mendorong pembenahan sekolah-sekolah di kawasan kepulauan. Sejumlah wilayah seperti Lakkang, Bone Tambu, Lae-Lae, Kodingareng, Barrang Lompo, dan Barrang Caddi menjadi bagian dari agenda peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Revitalisasi dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan masing-masing sekolah, mulai dari kondisi bangunan, meubelair, hingga fasilitas pendukung proses belajar mengajar.
Selain infrastruktur, perhatian juga diberikan kepada guru dan tenaga kependidikan yang bertugas di wilayah kepulauan.
Kebijakan tunjangan berdasarkan zona dan jarak penugasan menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah agar tenaga pendidik tetap termotivasi dalam menjalankan tugas di wilayah yang memiliki tantangan akses lebih besar.
Muhammad Roem menambahkan, pemerataan pendidikan ke depan juga membutuhkan dukungan infrastruktur digital.
Karena itu, ketersediaan jaringan internet, pasokan listrik, serta pemanfaatan energi seperti panel surya menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah-sekolah kepulauan.
Menurutnya, transformasi digital di bidang pendidikan harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
“Digitalisasi pelayanan dan pendidikan harus berjalan beriringan dengan pemerataan infrastruktur. Anak-anak di wilayah kepulauan juga harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses informasi dan teknologi pendidikan,” katanya.
Ia berharap penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh perangkat daerah untuk semakin memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Diskominfo Kota Makassar, kata dia, akan terus mendukung kebijakan pemerintah kota dalam memperluas pemanfaatan teknologi informasi, termasuk untuk menunjang pemerataan layanan publik dan pendidikan.
“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Makassar, baik di wilayah daratan maupun kepulauan,” pungkas Muhammad Roem. (*)





