DPP Makassar Dorong Ketahanan Pangan Lewat Panen Urban Farming di Dua Kecamatan

NavigasiKreatif.com, MAKASSAR — Dinas Perikanan dan Pertanian (DPP) Kota Makassar terus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pengembangan urban farming atau pertanian perkotaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan lapangan sekaligus panen hasil urban farming di Kelompok Tani (KT) Marennu, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Cinta, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Rabu (14/10/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si. Dalam kegiatan itu, dilakukan peninjauan terhadap perkembangan pengelolaan urban farming sekaligus panen berbagai hasil produksi, meliputi mentimun, tomat, dan telur ayam ras.

Bacaan Lainnya

Panen tersebut menjadi gambaran produktivitas kelompok tani dalam mengembangkan urban farming terintegrasi. Melalui pengelolaan lahan secara optimal, masyarakat didorong untuk memanfaatkan potensi lingkungan sekitar sebagai sumber pangan yang produktif dan berkelanjutan.

Selain mendukung pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, urban farming juga memiliki potensi untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Pemanfaatan lahan produktif di kawasan perkotaan dapat menjadi salah satu alternatif dalam mengembangkan kegiatan pertanian dan peternakan skala kelompok.

DPP Kota Makassar terus mendorong kelompok tani dan kelompok wanita tani agar mengoptimalkan potensi yang dimiliki melalui pengelolaan urban farming secara berkelanjutan. Pendampingan dan peninjauan lapangan menjadi bagian dari upaya untuk mendorong produktivitas kelompok serta memperkuat kemandirian pangan masyarakat.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Makassar berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan lahan produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan mulai dari tingkat keluarga dan lingkungan.

Pengembangan urban farming diharapkan dapat terus meningkatkan hasil produksi kelompok, membuka peluang ekonomi, serta mendukung ketersediaan pangan di kawasan perkotaan. Dengan pengelolaan yang optimal, urban farming dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dan produktif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *