NavigasiKreatif.com, MAKASSAR — Dinas Perikanan dan Pertanian (DPP) Kota Makassar melakukan peninjauan lokasi MC-0 (Mutual Check 0) pembangunan Bangunan Peternakan Edufarm Sudiang di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sudiang, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan awal untuk memastikan kesiapan lokasi dan kesesuaian kondisi lapangan dengan perencanaan teknis pembangunan.
Peninjauan dipimpin oleh Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si., bersama Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kegiatan tersebut turut melibatkan Tim Pendamping Teknis Dinas Pekerjaan Umum (PU), konsultan perencana Edufarm, kontraktor pelaksana, serta konsultan pengawas pembangunan.
Keterlibatan seluruh pihak terkait menjadi bagian penting dalam menyamakan pemahaman mengenai kondisi lapangan, dokumen perencanaan, dan kebutuhan teknis sebelum pekerjaan konstruksi dilaksanakan lebih lanjut.
MC-0 merupakan tahapan pemeriksaan dan pencocokan kondisi aktual di lapangan dengan dokumen perencanaan sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan. Melalui tahapan ini, berbagai aspek teknis dapat ditinjau bersama untuk mengidentifikasi potensi kendala sejak dini dan memastikan pekerjaan dilaksanakan berdasarkan perencanaan yang telah ditetapkan.
Dalam peninjauan tersebut, koordinasi antara perangkat daerah, tim teknis, konsultan, dan kontraktor menjadi perhatian utama. Kesamaan pemahaman mengenai kondisi lokasi dan rencana pekerjaan diharapkan dapat mendukung kelancaran proses pembangunan serta meminimalkan potensi ketidaksesuaian selama pelaksanaan konstruksi.
Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, menegaskan pentingnya ketelitian dalam tahapan awal pembangunan. Menurutnya, pemeriksaan kondisi lapangan dan koordinasi lintas pihak diperlukan agar pelaksanaan pekerjaan memiliki dasar teknis yang jelas dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Peninjauan MC-0 ini penting untuk memastikan kesesuaian kondisi lapangan dengan perencanaan teknis yang telah disusun. Kami berharap seluruh pihak dapat berkoordinasi dengan baik, sehingga pembangunan Bangunan Peternakan Edufarm Sudiang berjalan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku,” ujar Aulia.
Ia juga menekankan bahwa persiapan yang matang merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan pembangunan. Karena itu, setiap aspek teknis perlu diperhatikan sejak awal agar potensi hambatan dapat diantisipasi dan pelaksanaan pekerjaan berjalan lebih terarah.
Menurut Aulia, sinergi antara DPP Kota Makassar, tim pendamping teknis, konsultan, kontraktor pelaksana, dan konsultan pengawas perlu terus diperkuat selama proses pembangunan. Dengan koordinasi yang baik, setiap pihak diharapkan dapat menjalankan tanggung jawabnya secara profesional sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Pembangunan Bangunan Peternakan Edufarm Sudiang merupakan salah satu upaya untuk memperkuat sarana pendukung pengembangan sektor peternakan di Kota Makassar. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat menunjang kegiatan edukasi, penyuluhan, dan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan peternakan.
Selain mendukung penyediaan sarana fisik, pengembangan Edufarm Sudiang diharapkan dapat memperluas kesempatan pembelajaran dan pendampingan bagi masyarakat, khususnya kelompok yang bergerak di bidang peternakan. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, kegiatan pembinaan dan penyuluhan diharapkan dapat berjalan lebih optimal sesuai kebutuhan di lapangan.
DPP Kota Makassar terus mendorong koordinasi dan pengawasan dalam setiap tahapan pembangunan agar pelaksanaan pekerjaan tetap mengacu pada perencanaan, spesifikasi teknis, serta ketentuan yang berlaku. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelaksanaan pembangunan dan memastikan pemanfaatan fasilitas dapat mendukung program pengembangan peternakan daerah.
Melalui peninjauan MC-0 ini, DPP Kota Makassar berharap pembangunan Bangunan Peternakan Edufarm Sudiang dapat terlaksana secara terencana, terkoordinasi, dan sesuai standar teknis. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi penguatan edukasi, penyuluhan, dan pengembangan sektor peternakan di Kota Makassar.






