DPP Makassar Perkuat Urban Farming melalui Pelatihan Peternakan Terpadu untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

NavigasiKreatif.com, MAKASSAR – Dinas Perikanan dan Pertanian (DPP) Kota Makassar melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan menggelar Pelatihan Peternakan Terpadu sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan program Urban Farming di Kota Makassar. Kegiatan yang mengusung tema “Urban Farming: Solusi Cerdas di Lahan Terbatas” ini dilaksanakan di Hotel Karebosi Premier, Kamis (30/7/2026).

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si., didampingi Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai unsur peserta yang diharapkan menjadi motor penggerak pengembangan urban farming di lingkungan masing-masing.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Aulia Arsyad menegaskan bahwa pengembangan urban farming tidak hanya berfokus pada budidaya tanaman, tetapi juga perlu diintegrasikan dengan sektor peternakan guna membangun sistem pangan perkotaan yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Pelatihan menghadirkan narasumber Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Makassar, Mirdad Apriadi Danial, S.H., M.H., serta Wakil Dekan III Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Muh. Ihsan A. Dagong, S.Pt., M.Si., IPM. Materi yang disampaikan meliputi konsep peternakan terpadu, aspek hukum dalam pelaksanaan program, hingga strategi pengembangan usaha peternakan yang produktif dan berkelanjutan.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan sistem peternakan terpadu yang terintegrasi dengan konsep urban farming. Model tersebut dinilai mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan terbatas, meningkatkan produktivitas, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di kawasan perkotaan.

DPP Kota Makassar berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta mendorong lahirnya inovasi pengembangan urban farming berbasis peternakan terpadu. Melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, program ini diharapkan menjadi salah satu solusi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kota Makassar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *