NavigasiKreatif.com, MAKASSAR,- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Makassar) Kota Makassar menggelar kegiatan Orientasi Tugas dan Fungsi Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di Karemosi Premier Hotel, Senin (11/5/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pemahaman, kapasitas, serta peran strategis PKB/PLKB sebagai ujung tombak pelaksanaan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaan tugasnya, PKB/PLKB memiliki peran vital dalam memberikan edukasi, pendampingan, advokasi, serta penggerakan masyarakat untuk mendukung berbagai program pembangunan keluarga.
Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dan pemahaman terhadap tugas dan fungsi penyuluh menjadi langkah penting dalam menjawab dinamika dan tantangan pembangunan kependudukan yang terus berkembang.
Kepala DPPKB Kota Makassar menegaskan bahwa PKB/PLKB merupakan garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Keberhasilan berbagai program pembangunan keluarga, percepatan penurunan stunting, pembinaan keluarga, hingga penguatan ketahanan keluarga sangat ditentukan oleh kualitas layanan dan pendampingan yang dilakukan para penyuluh di lapangan.
Melalui kegiatan orientasi ini, para peserta mendapatkan penguatan terkait tugas pokok dan fungsi PKB/PLKB, strategi komunikasi dan edukasi masyarakat, pengelolaan program Bangga Kencana, serta penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menyelaraskan pelaksanaan program dengan visi pembangunan Kota Makassar, yakni Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan (MULIA). Visi tersebut menempatkan pembangunan sumber daya manusia dan penguatan kualitas keluarga sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
DPPKB Makassar berharap melalui kegiatan orientasi ini, seluruh PKB/PLKB dapat semakin profesional, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra pembangunan dalam menjalankan tugas di lapangan.
Dengan penguatan kapasitas penyuluh yang berkelanjutan, program pembangunan keluarga di Kota Makassar diharapkan semakin efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Semangat kolaborasi dan pengabdian para PKB/PLKB menjadi bagian penting dalam mewujudkan keluarga yang tangguh, berkualitas, dan sejahtera menuju Makassar yang lebih maju. (*)





