DPP Makassar Tingkatkan Kapasitas Administrasi Kelompok Tani untuk Perkuat Urban Farming

NavigasiKreatif.com, MAKASSAR — Dinas Perikanan dan Pertanian (DPP) Kota Makassar terus memperkuat kapasitas kelembagaan pertanian melalui Pelatihan Administrasi Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) bertema “Membangun Tata Kelola Administrasi Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani yang Tertib, Transparan, dan Akuntabel dalam Mendukung Urban Farming”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Novotel Makassar, Rabu (22/7/2026).

Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si., didampingi Kepala Bidang Pertanian. Kegiatan diikuti oleh para penyuluh pertanian, perwakilan Kelompok Tani (Poktan), serta Kelompok Wanita Tani (KWT) dari berbagai kecamatan di Kota Makassar.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Aulia Arsyad menegaskan bahwa administrasi kelompok yang tertib merupakan fondasi utama dalam membangun kelembagaan pertanian yang profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, tata kelola administrasi yang baik akan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, memperkuat kelembagaan petani, serta mendukung pengembangan urban farming sebagai salah satu strategi ketahanan pangan di Kota Makassar.

Sebagai upaya meningkatkan kompetensi peserta, pelatihan menghadirkan narasumber Umi Salmah, S.TP. dan Dimyati, S.Kom., M.Kom.. Keduanya menyampaikan materi mengenai tata kelola administrasi kelembagaan, penyusunan dan pengelolaan dokumen administrasi kelompok, pencatatan kegiatan, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung administrasi Poktan dan KWT secara efektif, efisien, dan akuntabel.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya DPP Kota Makassar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian melalui penguatan kapasitas kelembagaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan organisasi.

Melalui kegiatan tersebut, DPP Kota Makassar berharap para pengurus Poktan dan KWT mampu mengelola administrasi organisasi secara lebih profesional, meningkatkan akuntabilitas kelembagaan, serta memperkuat peran kelompok sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung pengembangan urban farming dan mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *