NavigasiKreatif.com, MAKASSAR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar terus mendorong masyarakat untuk membiasakan pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif sekaligus menentukan sampah yang masih dapat dimanfaatkan.
Dalam kegiatan pemilahan sampah yang dilaksanakan di Kecamatan Wajo pada Minggu, 23 Agustus 2026, tercatat sebanyak 112,3 kilogram sampah berhasil dipilah berdasarkan jenisnya.
Dari total tersebut, sebanyak 53,5 kilogram merupakan sampah organik, 25,3 kilogram sampah anorganik, dan 31,3 kilogram merupakan residu.
DLH Makassar menjelaskan, hasil pemilahan tersebut menunjukkan bahwa sampah yang dihasilkan masyarakat memiliki karakteristik yang berbeda sehingga membutuhkan penanganan sesuai dengan jenisnya.
Sampah organik dapat diarahkan untuk pengolahan lebih lanjut, sedangkan sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna dapat dipilah untuk dimanfaatkan kembali atau didaur ulang. Sementara itu, sampah residu perlu ditangani melalui sistem pengelolaan sampah yang sesuai.
Pemilahan sampah tidak hanya sebatas memisahkan sampah berdasarkan jenisnya, tetapi juga menjadi langkah awal untuk menentukan proses pengelolaan selanjutnya. Dengan pemilahan yang dilakukan sejak dari sumber, sampah yang masih memiliki nilai manfaat dapat dimaksimalkan dan jumlah residu dapat ditekan.
Karena itu, masyarakat diharapkan mulai membiasakan pemilahan sampah dari rumah dan menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Kebiasaan “mulai dari rumah” menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan bersama untuk mendukung pengurangan sampah residu sekaligus memperkuat sistem pengelolaan persampahan di Kota Makassar.





